Said Sudrajad, Kepala Bapenda Lingga saat memberi kata sambutan pada rapat optimalisasi pendapatan daerah.

Lingga (Media Center) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga kembali melaksanakan rapat kerja optimalisasi pendapatan daerah bersama sejumlah OPD penghasil, Camat, Lurah, dan kades se-Kabupaten Lingga.

Rapat yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lingga, Kamis (20/04/2017) pagi itu digelar Bapenda kembali dengan tujuan untuk lebih mengoptimalkan penerimaan pajak dari beberapa sektor wajib pajak dimasing-masing wilayah.

"Dari rapat sebelumnya, muncul beberapa formulasi untuk pencapaian target PAD kita tahun ini. Untuk itu rapat kali ini sangat penting bagi kita," kata Kepala Bapenda, Said Sudrajad dihadapan para peserta rapat itu.

Dia menjelaskan, dari realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2016 lalu. Pendataan daerah Kabupaten Lingga sangat kecil jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya yang ada di Provinsi Kepri. Dengan realisasi yang hanya mencapai Rp.17 Milyar dari target sebesar Rp.22 Milyar.

Untuk itu Said katakan, dirinya mengharapkan kepada seluruh jajaran OPD, camat maupun kades serta pihak swasta lainnya bisa berperan dalam mengoptimalkan lagi pendapatan bagi daerah.

"Rapat kali ini sangat penting, Karena kita paling kecil PADnya. Bagaimana caranya kita harus bisa mengejar target ini. Itu PAD Natuna, Anambas, Karimun dan Batam sudah sangat besar sekali," ujarnya.

Selain itu, Said mengatakan kepada peserta rapat pihaknya juga mendatangkan narasumber dari Kantor Pajak Pratama (KPP) Bintan untuk memberikan penjelasan terkait apa-apa saja wajib pajak yang harus dibayar.

"Ini ada dua narasumber dari KPP Bintan. Mari kita dengar penjelasan dari mereka. Apa-apa saja potensi yang perlu kita garap untuk lebih mengoptimalkan PAD," kata Said.

Sementara ditempat yang sama, Bupati Lingga diwakili oleh Asisten Administrasinya, Abdurakhman juga menegaskan hal yang sama. Untuk peningkatan PAD perlu adanya kerja sama antar pihak agar bisa tercapai sesuai target.

"Peningkatan PAD ini perlu kerja sama kita. Seperti kita ketahui bersama sejak Lingga dilanda defisit pada tahun 2014 lalu, perekonomian sangat merosot sekali begitu juga ditahun 2015. Malah semakin menurun. Ini yang membuat pembangunan kita terkendala," jelas Abdurakhman.

"Oleh sebab itu saya berharap capaian PAD pada tahun ini bisa tercapai agar perputaran ekonomi kita dan juga pembangunan di Kabupaten Lingga dapat berjalan semestinya," sambungnya. (Bayu)

 

Website SKPD Lingga