Satpol PP Lingga peserta HUT Satpol PP ke-67 di Tanjungpinang

Lingga (Media Center) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga unjuk keterampilan beladiri pencak silat lewat sejumlah atraksi pada peringatan HUT Satpol PP ke-67 tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Kamis (20/4).

Penampilan itu berhasil menyedot parhatian para tamu undangan dan seluruh barisan peserta yang mengikuti apel peringatan hari ulang tahun lembaga tersebut.

Febrizal Taufik, Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah Satpol PP Lingga sekaligus komandan barisan mengatakan penampilan pihaknya tersebut terbilang sukses dan berhasil meninggalkan kesan cukup baik.

"Alhamdulillah, hari ini barisan Satpol PP Lingga berhasil mempersembahkan penampilan terbaik di HUT Satpol PP ke 67. Ini semua tak lepas dari upaya dan kerja keras para personil, serta dukungan penuh pak Bupati dan Wakil Bupati Lingga," kata dia, usai agenda HUT Satpol PP ke-67 tersebut.

Dia mengatakan, atraksi beladiri pencak silat itu diperagakan oleh 17 orang personil Satpol PP Lingga yang dilatih oleh salah seorang anggota Persatuan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, yang juga anggota satuan Pol PP bernama Juprizal.

Selain beladiri pencak silat, personil Satpol PP Lingga juga menampilkan ketarampilan penguasaan tenaga dalam lewat sejumlah atraksi seni beladiri telepati.

Dengan mata tertutup, mereka (personil) mampu melumpuhkan lawan-lawannya menggunakan berbagai macam kombinasi tekhnik hindaran, pukulan, sapuan, kuncian serta teknik bantingan.

Terkait dipilihnya seni beladiri pencak silat oleh Satpol PP Lingga, Taufik menjelaskan, hal itu bukan sekedar persembahan saja, tapi juga mengandung nilai tradisi yang selayaknya dilestarikan.

"Ini merupakan seni beladiri tradisional asal Indonesia, yang sudah diakui dunia Internasional. Kita sepatutnya membanggakan kekhasan ini dan berupaya melestarikannya," kata dia

Bukan itu saja, lanjutnya, pencak silat juga merupakan olahraga beladiri yang memerlukan kedisiplinan, ketenangan, kekuatan fisik serta kecepatan dan ketepatan. Sehingga beladiri ini dinilai sangat cocok untuk diterapkan di keseharian para personil  Satpol PP.

"Satpol PP itu identik dengan kedisiplinan, ketenangan dalam menghadapi setiap kendala dilapangan dengan tidak bersikap arogan," tutupnya. (MC Lingga)

Website SKPD Lingga