Rapat Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah

Lingga (Media Center) - Kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Lingga dipastikan aman selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri, meskipun regulasi pendistribusian dari daratan Sumatera berpotensi terhambat cuaca buruk musim selatan.

"Kendala itu sudah tergambar. Musim selatan pasti memberi dampak. APINDO sudah memaparkan kondisi sembako Lingga dalam rapat TPID kemarin. Mereka meyakini stok Sembako kita cukup," kata Muhammad Nuzur, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Lingga sekaligus anggota TPID, di Daik, Selasa.

Dia mengatakan, TPID juga sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat tersebut seperti Dinas Perhubungan dan Bea Cukai untuk mendukung kelancaran distribusi dan mempermudah proses bongkar muat di pelabuhan.

"Kami sudah berkoordinasi. Intinya agar Perhubungan dan Bea Cukai mendukung kelancaran pendistribusian bahan pokok ini," terangnya.

Kebutuhan masyarakat Kabupaten Lingga khususnya sembako, sangat tergantung pasokan dari daratan Sumatera. Bahan-bahan itu diangkut dengan kapal motor berukutan 30-100 GT, dari sejumlah pelabuhan barang di Provinsi Jambi.

Saat musim angin selatan yang kerap disertai gelombang tinggi, membuat regulasi pendistribusian bahan pokok tersebut terhambat. Bahkan pernah beberapa kali kapal motor bermuatan sembako mengalami musibah tenggelam. (*/mc)

Website SKPD Lingga