Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Rusli Ismail

Lingga (Media Center) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga mencatat sebanyak Rp. 10,3 Miliar nilai bantunan peralatan dan mesin pertanian (Alsintan), yang sudah dikucurkan Kementrian Pertanian RI sepanjang tahun 2016-2017.

"Jumlah itu belum termasuk dua unit excavator merk Komatsu. Kalau ditotalkan, jumlah keseluruhan Alsintan yang diterima Kabupaten Lingga mencapai belasan Miliar," kata Rusli, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

Kabupaten Lingga, dihubungi dari Daik, Jum'at.

Adapun jenis Alsintan bantuan Kemtan RI tersebut berupa, Rice Transplanter 23 unit, Traktor roda empat 25 unit, Traktor roda dua 25 unit, Pompa air 20 unit, dan Excavator 2 Unit.

"Akan ada lagi tambahan  bantuan 10 unit traktor roda dua dan 20 unit pompa air pada tahun berjalan," ujarnya.

Beberapa bantuan alsintan yang telah diterima pemerintah daerah tersebut, lanjutnya, sudah diserahkan ke desa-desa yang menjadi sasaran program pencetakan sawah.

"Desa yang sawahnya sudah tercetak langsung kami salurkan alsintan. Tapi desa yang belum cetak, bantuan alsintannya menyusul, setelah program cetak sawahnya dimulai. Kalau diserahkan sekarang takutnya disalah-gunakan," ungkap Rusli.

Rusli berujar, semua Alsintan batuan pemerintah boleh saja digunakan oleh kelompok tani maupun masyarakat Kabupaten Lingga lainnya yang ingin membuka lahan pertanian. Namun, alat tersebut lebih diprioritaskan untuk menunjang program persawahan.

"Kalau masyarkat ingin meminjam alsintan untuk membajak lahan kebun boleh-boleh saja. Hubungi pengelola alat di desa yang menerima bantuan itu," kata dia.

Tapi, tambah Rusli, masyarakat harus mengikuti prosedur peminjaman alat pertanian yang dibuat oleh masing-masing desa pengelolanya. Karena desa sebagai penanggung jawab alat tersebut, dituntut untuk memelihara dengan baik. (KMS)

Website SKPD Lingga