Lingga (Media Center) - Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan  Riau (Kepri), Abdul Malik mengungkapkan bahwa Sultan Mahmud Riayat Syah positif disetujui Presiden Republik Indonesia menjadi pahlawan nasional.

"Sudah positif, Dewan Gelar juga sudah melakukan konferensi pers, bahwa tahun 2017 ini sebanyak tiga orang Tokoh mendapat anugerah pahlawan nasional, yakni, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kabupaten Lingga, Kepri, kemudian Malahayati dari Nanggroe Atjeh Darussalam dan terakhir Tuanku Abdul Majid dari Nusa Tenggara Barat," kata Malik seperti dikutip dari RRI Tanjung Pinang.

Selain itu, menurut Dekan UMRAH Tanjungpinang ini, Kementrian Sosial RI juga sudah mengundang zuriat Sultan Mahmud Riayat Syah untuk hadir ke Jakarta, 08 November 2017 nanti.

“Selain sudah di umumkan Dewan Gelar, kita ketahui juga bahwa zuriat Sultan Mahmud Riayat Syah diundang untuk hadir ke Jakarta, 08 November 2017, oleh Kementrian Sosial RI,” ujarnya

Ditambahkan, pengajuan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional ini cukup berliku tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini di karenakan dokumennya itu tidak berada di satu tempat di Kabupaten Lingga atau di daerah lain di Kepri. Akan tetapi ada di luar negeri.

“Karena mengumpulkan datanya itu tidak bisa sembarangan. Apalagi datanya ini tidak seperti dua pahlawan sebelumnya, yakni, Raja Ali Haji dan Raja H Fisabilillah yang datanya ada di Arsip nasional. Sedangkan Sultan Mahmud Riayat Syah, datanya tidak hanya ada di daerah, akan tetapi sampai ke Belanda dan Inggris,” imbuhnya. (*)

Website SKPD Lingga