Rapat Paripurna Istimewa yang dihadiri oleh Bupati Tanjung Jabung Timur

Lingga (Media Center) Setelah melakukan penandatanganan Memorendum Of Agreement (MOA), Minggu (19/11) kemarin, dihadapan Wakil Presiden, H. Jusuf Kalla, hari ini Senin (20/11), Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari jadi Kabupaten Lingga ke-14.

Pada sidang Paripurna itu, Kedua Bupati kembali menyampaikan semangat kerjasama Ekonomi yang dibangun. Bahkan, Bupati Lingga, H. Alias Wello menyebut Kabupaten Lingga dan Tanjab Timur, adalah Dua Saudara serantau.

Wello menjelaskan, kontrak kerjasama ekonomi yang dibangun, dan ditandatangani didepan Wakil Presiden, merupakan tanda-tanda akan menjadi kekuatan besar. Jika kerjasama ekonomi ini sudah berjalan dan berkembang, insya allah Presiden yang akan datang melihat pola kerjasama dua saudara serantau, Tanjabtim dan Lingga.

“Kedepan kita tidak lagi berbicara sekat-sekat. Kita sudah berbicara bagaimana kedepannya dua negri serantau ini maju bersama,”ungkapnya dengan semangat berapi-api.
Untuk tahap awal ini, ada dua fokus utama dalam kerjasama yang dibangun, Pariwisata dan Perikanan. Dihadapan dewan, Wello menyebutkan Kabupaten Lingga telah menganggarkan sebesar 10 M, untuk mensupport kerjasana dua saudara ini.
“Untuk Pulau Berhala, kami serahkan sepenuhnya ke Kabupaten Tanjab Timur, namun tentunya kita tetap sharing disitu,”jelasnya.
Bahkan, Bupati Wello juga menyampaikan harapannya agar Tanjabtim jangan sampai hanya terpaku pada destinasi pulau Berhala. Dia menyampaikan destinasi pulau Berhala bisa dikembangkan ke pulau – pulau lain di sekitarnya. Tersedia pula potensi snorkeling, diving di sepanjang gugusan pulau yang tersebar di Kabupaten Lingga hingga Kota Tanjungpinang.


“Kami percaya semangat bupati Tanjabtim bisa menjadi pemacu terwujudnya cita – cita besar itu,”harapnya.
Sementara itu, Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto yang mendapat kesempatan untuk memberi sambutan pada Sidang Paripurna HUT Kabupaten Lingga, juga menyampaikan keseriusannya. Untuk kerjasama ini jelasnya, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar 17 M, pada tahun 2018 mendatang.
“Dan pada sidang paripurna istimewa ini, saya sampaikan izinkan kami memiliki saham di Pabrik ikan yang dibangun nanti,”harap Romi. (Ridwan)

Website SKPD Lingga