Wakil Bupati Lingga, M. Nizar (kiri) saat silaturahmi ke Desa Pulau Bukit

Lingga (Media Center) Kondisi angin yang cukup kencang akhir-akhir ini di wilayah perairan Kabupaten Lingga, memaksa kapal yang ditumpangi Wakil Bupati Lingga untuk merapat sementara di pelabuhan Pulau Baru, Desa Pulau Bukit, Kecamatan Senayang.

Sembari menunggu angin kembali reda, Wakil Bupati Lingga, M.Nizar menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat setempat. Meskipun bukan dalam agenda kunjungan, namun dalam kesempatan singkat itu, beliau berinisiatif untuk bertemu dan bertatap muka sekaligus menampung aspirasi dari masyarakat.

Dari pertemuan tersebut, beliau mendengarkan berbagai keluhan, terutama terkait bantuan perumahan dari pemerintah pusat, Rabu (10/01).

Salah seorang warga yang akrab dipanggil Mak Leba mengungkapan bahwa, selama ini, dusun yang mereka tempati, jarang sekali mendapatkan perhatian dari pemerintah; salah satunya terkait bantuan perumahan.

“Kami pak, selama ini, 13 tahun silam kami tidak pernah diperhatikan Pak,” kata dia pada saat itu.

Dengan adanya kunjungan dari Wakil Bupati ini, dia berharap agar keluhannya tersebut dapat segera ditanggapi. Dan apapun bentuk ketertinggalan ditempatnya mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Bukit, David, dalam kesempatan ini juga turut menyampaikan permintaan pembangunan di desanya. Yakni sebuah dermaga dan jembatan penghungung antar pulau, yang panjangnya lebih kurang 300 Meter. Permintaan itu beliau ajukan, karena adanya keinginan pihak desa setempat untuk mendirikan sebuah sekolah.

“Biar kami disini bisa buka SMP sendiri, karena selama ini anak-anak kami, baik SMP maupaun SMU, itu sekolah di desa Benan. Harapan masyarakat kami, sangat bergantung kepada pemerintah daerah,” ujar Kepala Desa.

Menanggapi keluhan itu, wakil Bupati Lingga langsung sigap menghubungi Dinas Pekerjaan Umum, Penataaan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, untuk segera turun dan mengecek langsung kondisi di lapangan, apakah layak atau tidaknya untuk dibangun jembatan penghubung antarpulau. Beliau juga meminta kepada dinas terkait untuk mendata rumah-rumah warga yang layak atau tidak untuk mendapatkan bantuan.

Selain itu, untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat setempat, Nizar meminta Kepala Desa Pulau Bukit untuk berdiskusi secara langsung kepada dinas yang bersangkutan di Daik.

Sebelum bertolak kembali ke pelabuhan, beliau sempat memberikan cendera mata kepada Mak Leba, sebagai tanda ingat atas kunjungannya.

“Pertemuan ini tidak mesti formal. Tetapi hal-hal yang seperti ini sudah cukup untuk mengetahui apa yang diharapkan masyarakat,” tutup Nizar.

Website SKPD Lingga