Kepala Dinkes PPKB Lingga, Syamsu Rizal

Lingga (Media Center) - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kabupaten Lingga akan mengupayakan ketersediaan darah, hal ini dikarenakan minimnya stok darah yang akan digunakan untuk transfusi kepada pasien yang membutuhkan.

Salah satu solusi yang ditempuh adalah dengan menggiatkan kembali aktifitas Palang Merah Indonesia (PMI) yang telah menjalin kerjasama dengan Kepolisian Resort Lingga.

Kadinkes-PPKB Kabupaten Lingga, Syamsu Rizal menyatakan, sejauh ini Pemkab Lingga sudah melakukan MoU dengan Kapolres Lingga terkait donor darah untuk pasien yang membutuhkan guna mengatasi permasalahan tersebut,
“MoU itu sudah ada, jadi jika ada masyarakat kita membutuhkan golongan darah yang perlukan pasien di RSUD Encik Mariyam, silakan hubungi Kapolres Lingga, nanti beliaulah (Kapolres) yang akan menyampaikan ke Mapolsek,” ucap dia, Rabu (31/01).

Selain upaya tersebut, langkah lain yang dilakukan oleh pihak Dinkes-PPKB baru-baru ini adalah melakukan pertemuan dengan Bupati Lingga, terkait usulan untuk menghidupkan kembali organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lingga yang sudah demisioner. Yakni dengan melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) pemilihan ketua baru, sesuai dengan mekanisme yang telah ada.

“Kalau PMI yang lama sudah berakhir pada November 2017 yang lalu, sekarang harus dilakukan pemilihan ulang. Dalam beberapa hari ini saya akan ke Provinsi, melakukan koordinasi terkait pemilihan pengurus yang baru,” kata Rizal.

Menurutnya, agar PMI Kabupaten Lingga berjalan solid, perlu ketua yang kuat finansialnya dan berjiwa sosial. Karena organisasi tersebut memerlukan jiwa sosial yang tinggi demi kepentingan masyarakat.

“Ditubuh PMI itu perlu orang-orang berjiwa sosial, dan harus memperkuat lini, supaya mereka tanggap dengan tanggung jawab mereka, dan insyaallah kantornya akan dibuka setiap hari bahkan 24 Jam,” tutupnya.

Website SKPD Lingga