Kabid Perindustrian, M. Rahmayadi

Lingga (Media Center) - Bidang Perindustrian di Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga kembali mendapat gelontoran dari pemerintah pusat pada tahun ini sebesar Rp. 11,6 miliar. Bantuan dana tersebut merupakan keberlanjutan dari program pembangunan Central Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan.

“Dana tersebut lanjutan dari program IKM. Kamis pekan ini, kami akan menghadiri rapat di Bogor untuk menjelaskan peruntukan seluruh dana tersebut dan mempertanggungjawabkan sejumlah pengerjaan tahun lalu,” kata Kabid Perindustrian M.Rahmayadi, Selasa (06/02/2018) pagi.

Selanjutnya beliau menjelaskan, bantuan yang diperoleh ini digunakan untuk pembangunan. Adapun pembangunan tersebut meliputi pembangunan fisik utama yakni terdiri dari pembanguanan produksi pengolahan nata decoco, pembangunan pengolahan minyak goreng, pembangunan produksi olahan briket arang, pembangunan lantai jemur coco pit dan pembangunan produksi olahan kopra.

Program IKM yang telah berjalan pada tahun lalu ini telah berjalan dan pada tahap awal dibanguan tiga bangunan fisik yakni kantor, UPT dan pembangunan gudang produksi. Tahun lalu, program IKM di Kabupaten Lingga mendapat suntikan dana DAK dari Pusat sebesar Rp 4,8 miliar.

Beliau juga menjelaskan, lokasi tersebut telah dapat digunakan untuk kerja, terutama dalam pengelolaan sabut kelapa. Sehingga pada tahun ini juga, dengan menggunakan APBD Kabupaten Lingga, rencananya akan diadakan pelatihan pengolahan sabut kelapa untuk dijadikan sofa, sikat keset, serta pelatihan pembuatan minyak goreng

Pembangunan IKM centra pengolahan kelapa dengan menggunkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat ini dimaksudkan agar dapat memanfaatkan potensi yang ada di Pulau Singkep yang banyak terdapat pohon kelapa. Selama ini, potensi tersebut belum dapat digarap dengan serius karena belum adanya sarana dan prasarana yang mendukung.

Sehingga Bupati Lingga Alias Wello memandang perlunya dilakukan pembangunan centra pengolahan kelapa di Pulau Singkep. Selain untuk mengubah kelapa lebih bernilai ekonomis, pembanguanan centra pengolahan kelapa ini juga bakal menjadi lapangan kerja yang dapat menampung tenaga kerja lokal. (MC)

Website SKPD Lingga