Kabag Layanan Pengadaan, Ajiz M. Y.

Lingga (Media Center) - LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang / jasa pemerintah.

LPSE sendiri mengoperasikan sistem e-procurement bernama SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) yang dikembangkan oleh LKPP. LPSE sering dirancukan dengan sistem e-procurement (pengadaan secara elektronik).

Implementasi e-procurement di Indonesia ditugaskan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, LKPP mengembangkan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis free license untuk diterapkan seluruh instansi pemerintah di Indonesia.

Diketahui selama ini Lingga masih menggukan LPSE milik Provinsi untuk proses pelelangan, namun dikarenakan dorongan dari beberapa pihak, kini Kabupaten Lingga sudah mempunyai LPSE sendiri.

“Dulu kita dari tahun 2013/2014 sampai 2017 itu kita masih menggunakan LPSE milik Provinsi” sebut Kabag Layanan Pengadaan, Ajiz. M Y saat ditemui diruangan kerjanya. Senin (16/4)

Dikatakan Ajiz, selama ini Kabupaten Lingga menggunakan LPSE Provinsi dalam proses pelelangan, namun untuk tahun 2018 ini Lingga sudah memiliki LPSE sendiri.

“Ya kita maklumi lah, SPSE provinsi itu kalau kita isi terus nanti akan penuh. Jadi kita memang sudah mempersiapkan sarana dan prasarana 2018 ini dengan anggaran 2017 bahwa pada 2018 ini kita sudah menggunakan SPSE kita sendiri” jelasnya.

“Jadi Alhamdulillah semua sudah oke, jadi untuk itu pergantian ini perlu kita sosialisasikan, agar penyedia itu mengetahui bahwa proses lelang itu tidak melalui provinsi lagi melainkan kita menggunakan LPSE kita sendiri” tambahnya.

Dijelaskannya mengenai selama ini bahwa Lingga menggunakan LPSE provinsi, dikarenakan hal  tersebut merupakan sistem baru, yang pada saat itu di Kabupaten Lingga masih kosong.

“Ini barang baru dan di Lingga masih kosong, untuk itu maka kita perlu menyiapkan edit password di masing-masing OPD baik itu yang lelang maupun yang pengadaan langsung” paparnya. (SMI/MC)

Website SKPD Lingga