Genjot Sektor Perikanan, DKP Beri Bantuan KUB

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Untuk menggenjot perkembangan disalah satu sektor unggulan Kabupaten Lingga, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lingga memberikan bantuan kepada nelayan pada Sabtu (21/12/2019) sore di Pelabuhan Sungai Tenam.

Penyerahan bahan alat tangkap perikanan ramah lingkungan kepada kelompok usaha bersama (KUB) tahun anggaran 2019 ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lingga, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lingga, Kabid dan Kasi DKP beserta staf, serta nelayan penerima bantuan.

Ketua HNSI Kabupaten Lingga Distawadi Wandi atau yang akrab disapa Wandi menyambut baik bantuan yang diberikan Pemkab Lingga kepada masyarakat nelayan. Ia menilai bahwa bantuan tersebut adalah sebagai salah satu bentuk perhatian dan sebuah komitmen Pemkab Lingga dalam menyejahterakan masyarakat khususnya nelayan.

“Untuk kedepan dan seterusnya, kami dari HNSI akan terus berkoordinasi bersama nelayan dan pemerintah daerah terutama yang menyangkut kebutuhan nelayan,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan pemberian bantuan ini akan berdampak positif dan mampu memotivasi nelayan untuk lebih aktif mengelola KUB dan lebih bersemangat dalam pekerjaannya.

Sementara itu, mewakili Bupati dan Wakil Bupati Lingga, Kasiman selaku Kepala DKP dalam sambutannya menyebutkan bahwa capaian perikanan tangkap pada tahun ini sudah memenuhi angka yang mereka targetkan, yakni sebesar empat puluh ribu ton. Sedangkan tahun lalu hanya berkisar tiga puluh ribu ton, ynag artinya ada peningkatan yang signifikan.

Ia optimis dengan bantuan yang diberikan Pemkab Lingga ini, tahun depan akan meningkat lebih banyak lagi.

Ia juga menginformasikan bahwa pemberian bantuan ini adalah merupakan hasil seleksi DKP berdasarkan keaktifan KUB, sesuai dengan kemampuan daerah. Nantinya setiap penerima bantuan akan dipantau dan dievaluasi keaktifannya.

“Bisa saja nanti untuk KUB yang tidak aktif akan digantikan atau dipindahkan bantuannya ke KUB yang lebih aktif,” ungkapnya.

Pada momen ini, beliau juga mengajak masyarakat nelayan untuk mengubah paradigma dari nelayan tangkap, menjadi nelayan budidaya. Sehingga ketidakpastian cuaca dan hasil tangkapan, bisa diantisipasi dengan adanya budidaya di sekitar rumah masyarakat, seperti tambak dan keramba.

Lebih jauh, ia mengharapkan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama tersebut bisa menjadi mandiri kedepannya, dengan pengelola keuangan yang baik.

“Tugas kami, kedepannya adalah bagaimana agar setiap KUB bisa memiliki manajemen keuangan yang baik, sehingga dari hasil yang melimpah yang para nelayan dapatkan ini tidak habis begitu saja, tanpa adanya simpanan dan pengelolaan keuangan yang baik,” kata beliau menegaskan.

Nantinya setiap KUB yang menerima bantuan akan mendapatkan bimbingan dari Tenaga Pendamping Lapangan (TPL) Perikanan, tentang pengelolaan keuangan dan ditargetkan akan memiliki rekeningnya masing-masing.

“Tahun ini Pemkab Lingga dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Lingga telah mengupayakan asuransi untuk nelayan, dan Alhamdulillah sepuluh ribu nelayan kita telah terdaftar di dalamnya. Jadi bapak-bapak sudah dijamin oleh asuransi saat bekerja nanti,” kata beliau disambut tepuk tangan meriah dari nelayan yang hadir.

Menutup sambutannya, beliau berharap kepada seluruh nelayan untuk bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik.

“Mari buktikan kepada kami bahwa kelompok bapak-bapak ini mampu berkembang lebih baik. Semakin baik KUB dikelola, semakin banyak bantuan yang akan kami berikan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari 60 KUB yang ada di kabupaten Lingga, saat ini telah ada KUB mandiri yang telah memiliki omset hingga ratusan juta. Yakni KUB Liang Buaya dari Desa Tajur Biru, yang telah berhasil mengembangkan dan mengelola keuangan dengan baik.

Selain penyerahan bantuan secara simbolis kepada 3 KUB terbaik SeKabupaten Lingga, juga diserahkan penghargaan Tenaga Pendamping Lapangan Perikanan terbaik sebanyak 3 orang.

Adapun KUB penerima bantuan tersebut adalah KUB Karang Laut dari Desa Kelumu, KUB Liang Buaya dari Desa Tajur Biru, serta KUB Kurau Putih dari Desa Bukit harapan. Sedangkan 3 TPL terbaik  yakni atas nama A.Robby, Sahrian dan Jefri. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *