Ilustrasi masalah kesehatan

Lingga (Media Center) - Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar harapkan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) ke-1 yang digelar dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DKPP-KB) kabupaten setempat, dapat temukan solusi peningkatan pelayanan.

"Peserta yang mengikuti Rakerkesda ini jangan hanya duduk-duduk saja. Kegiatan ini harus dijadikan tempat diskusi mendalam menyangkut semua kendala pada program kesehatan daerah, untuk perbaikan pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Lingga ini," kata dia, saat membuka secara resmi Rakerkesda tersebut di Gedung Nasional Dabo Singkep, Senin.

Menurutnya, dari kegiatan Raker tersebut akan melahirkan banyak catatan penting tentang tujuan dan sasaran pada pelayanan kesehatan dasar mayarakat Lingga.

Sehingga, lanjutnya, kedepannya dapat dijadikan acuan Pemkab Lingga untuk melakukan program pembangunan bidang kesehatan.

"Tentunya program yang dijalankan kedepan adalah program pembangunan yang mengacu pada Renstra kesehatan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri dan pemerintah pusat," imbuhnya.

Diluar itu, Nizar memberikan apresiasi kepada pihak DKPP-KB atas terselenggaranya Rakerkesda tahun pertama di Kabupaten Lingga. Selama Kabupaten Lingga berdiri, baru kali ini digelar Raker bidang kesehatan tersebut.

"Saya berikan apresiasi atas digelarnya kegiatan Rakerkesda I ini. Meski dengan anggaran yang minjm kegiatan dapay digelar cukup baik semoga dengan adanya Raker ini, kedepan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat Lingga dapat lebih baik," papar Nizar.

Dalam kegiatan yang sama, Kepala DKPP-KB Lingga, dr. Syamsu Rizal menjelaskan, kegiatan Rakerkesda I tersebut bertujuan untuk mendukung tercapainya visi dan misi Pemkab Lingga, khususnya dalam hal kesehatan.

"Ini adalah awal dari kebangkitan pelayanan kesehatan di Lingga. Apa yang sudah dikerjakan pemerintah daerah selama ini akan dievaluasi, dicari kekurangannya dan memberikan berbagai solusi persoalan kesehatan lainya," kata Syamsu Rizal. 

Rakerkesda ini juga, menurutnya, akan menjadi dasar penyelesaian persoalan obat, fasilitas kesehatan, SDM dan pelayanan dasar kesehatan di Puskesmas yang saat ini dihadapi oleh pihak DKPP-KB Lingga.

"Minimal pelayanan kesehatan ini kedepannya harus memenuhi standar pelayanan minimum," ucapnya.

Diakuinya, sejauh ini Lingga masih mengantongi banyak persoalan tentang standar pelayanan minimum yang harus dapat diselesaikan.

Langkah nyata kedepan, tambahnya, DKPP-KB Lingga akan mulai dari pembenahan fasilitas dan SDM. Namun, untuk membenahi dua hal ini bukan perkara mudah.

"Pemenuhan fasilitas dan SDM ini mustahil dapat dilakukan dengan mengandalkan APBD Lingga yang terbatas. Untuk itu kami akan bersinergi dengan Pemprov Kepri dan pemerintah pusat guna memenuhi berbagai fasilitas dan SDM bidang kesehatan untuk Lingga," imbuhnya. 

Turut hadir dalam pembukaan Rakerkesda tersebut, Bupati Lingga Alias Wello, Kadis Kesehatan Pemprov Kepri Tjejep Yudiana, Ketua Komisi I DPRD Lingga Norden, perwakilan Kapolres, Perwakilan Lanal dan FKPD lainnya. (*/MC)

Website SKPD Lingga