Lingga (Media Center) Perhelatan Tamadun Melayu sempena HUT Kabupaten Lingga ke-14 disemarakkan dengan pembacaan puisi oleh tokoh-tokoh Sastrawan Nasional.
Pemuisi tersebut yakni Sutadrji Cholzum Bakrie, Rida K Liamsi, Asrizal Nur, Said Barakbah, Tedja Alhab Hasan Aspahani dan sejumlah tokoh sastrawan lainnya yang berasal dari Lingga, bahkan Bupati Lingga H Alias Wello.

Ketua Koordinator Pembacaan Puisi Tamadun Melayu, Hamzah mengatakan untuk pembaca puisi berasal dari Lingga juga diundang membacakan puisi. "Pembacaan puisi digelar di aula, Selasa malam ini," kata Hamzah, Senin (20/11).

Rapat Paripurna Istimewa yang dihadiri oleh Bupati Tanjung Jabung Timur

Lingga (Media Center) Setelah melakukan penandatanganan Memorendum Of Agreement (MOA), Minggu (19/11) kemarin, dihadapan Wakil Presiden, H. Jusuf Kalla, hari ini Senin (20/11), Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari jadi Kabupaten Lingga ke-14.

Pada sidang Paripurna itu, Kedua Bupati kembali menyampaikan semangat kerjasama Ekonomi yang dibangun. Bahkan, Bupati Lingga, H. Alias Wello menyebut Kabupaten Lingga dan Tanjab Timur, adalah Dua Saudara serantau.

Bupati Lingga, Alias Wello menandatangani perjanjian kerjasama Lingga - Tanjabtim

Lingga (Media Center) Hari ini, Senin (20/11) Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau memperingati hari jadi ke-14, puncaknya, DPRD Lingga menggelar sidang paripurna istimewa. Ruang sidang seketika riuh gegap gempita saat bupati Lingga Alias Wello diberi kesempatan menyampaikan sambutan. Bupati yang terbiasa tanpa teks itu awalnya membeberkan beragam keberhasilan yang dicapai selama 21 bulan memimpin Lingga, suasana biasa saja. Namun saat ia menyampaikan kerjasama yang sedang dibangunnya bersama bupati Tanjabtim Romi Hariyanto, intonasi suaranya meninggi dan tampak bersemangat.

Bupati Lingga, H. Alias Wello bersalaman dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla setelah pemberian gelar

Lingga (Media Center) Usai menerima gelar adat dari LAM Provinsi Kepri, Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi membuka perhelatan akbar Tamadun Melayu Antar-Bangsa di Kabupaten Lingga, Minggu (19/11/2017) sore.

Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa bangsa Melayu memiliki andil besar terhadap sejarah bangsa Indonesia. Salah satunya, menjadi bahasa pemersatu di Nusantara ini.

Wakil Presiden, H.M. Jusuf Kalla saat menerima Sekapur Sirih sebagai ungkapan selamat datang di Kabupaten Lingga

Lingga (Media Center) Wakil Presiden RI HM.Jusuf Kalla dianugerahi gelar, Sri Perdana Mahkota Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepuluan Riau (Kepri). Selain itu, juga diberi gelar Sri Puan kepada Hj Mufidah Jusuf Kalla. Penganugerahan itu dilangsungkan di Gedung Agung, Daik Lingga, Minggu (19/11/2017).

Pemberian Gelar ini, ditandai dengan Pemasangan tanjak, selempang dan keris oleh Ketua LAM Provinsi Kepri H.Abdul Razak yang disaksikan seluruh pengurus Lembaga Adat Melayu, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, Bupati Lingga Alias Wello serta tokoh dan masyarakat Lingga.

 Bupati Lingga bersama Wakil Presiden

JAKARTA (Media Center) – Kabupaten Lingga yang dikenal sebagai negeri Bunda Tanah Melayu, merupakan surga wisata alam di wilayah perbatasan Kepulauan Riau (Kepri), Singapura dan Malaysia. Selain memiliki panorama pantai dan laut yang indah, daerah yang memiliki 604 pulau besar dan kecil itu, juga memiliki obyek wisata hutan, pegunungan, air terjun dan kolam permandian air panas yang menakjubkan.

Website SKPD Lingga